PANDAI

Digitalisasi & AI

Sistem kerja digital · Pemkab Belitung Timur

Data tertata.Keputusan terarah.AI terkendali.

PANDAI adalah sistem kerja terpadu yang menghubungkan data, aturan, rancangan layanan, kompetensi ASN, dan AI — dalam urutan yang dapat dipertanggungjawabkan.

09 modul terpadu35 kewenangan00 prompt disimpan

Alur bukan ilustrasi — ini urutan kendali yang diterapkan aplikasi.

01DEFINISIPANDAI / SISTEM KERJA

Apa itu PANDAI?

Bukan sekadar aplikasi.Ini cara kerja bersama.

PANDAI — Platform Andal dan Nyaman untuk Digitalisasi dan AI — adalah fondasi operasional untuk menata perjalanan sebuah layanan digital sejak masih berupa aset, kebutuhan, dan aturan; sampai siap dipakai, dievaluasi, dan dibantu AI secara aman.

Satu identitas pengguna, satu matriks kewenangan, satu basis data, dan satu jejak audit membuat tiap modul berbicara dengan modul lain. Hasil Literasi menentukan akses Gateway. Status pedoman menentukan boleh tidaknya AI eksternal dipanggil. Data aset menjadi konteks untuk merancang DKL. Tidak ada proses yang berdiri sendiri.

Bukan chatbot
AI hanyalah tahap terakhir. Fondasinya adalah data yang tertata, aturan yang berlaku, dan manusia yang kompeten.
Bukan sembilan aplikasi
Sembilan modul berbagi identitas, kewenangan, data, dan jejak audit yang sama. Tidak ada pengisian berulang antar-sistem.
Bukan jalan pintas
PANDAI tidak melewati tata kelola. Jika prasyarat belum siap, fitur terkait memang tidak dapat digunakan.
02ALUR SISTEMDATA → AI

Dari hulu ke hilir

AI bukan titik mula.AI adalah hasil dari kesiapan.

Lima tahap ini membentuk satu rantai akuntabilitas. Setiap keluaran menjadi masukan atau syarat bagi tahap selanjutnya.

  1. 01DATAKenali yang sudah dimilikiAset, aplikasi, layanan, integrasi, risiko, dan penanggung jawab dicatat dengan instrumen yang sama lintas OPD.TERCATAT
  2. 02TATA KELOLATetapkan aturan mainPedoman, SOP, standar, dan kebijakan dikelola berversi — dari draf hingga resmi berlaku.BERLAKU
  3. 03RANCANGBuktikan kelayakanKebutuhan layanan dituangkan dalam DKL, direviu, diperbaiki, lalu disetujui pejabat berwenang.DISETUJUI
  4. 04LITERASISiapkan manusianyaASN mempelajari materi, mengikuti asesmen, dan memenuhi prasyarat sebelum mendapat akses AI.TERVERIFIKASI
  5. 05GATEWAYGunakan AI secara terkendaliPermintaan AI melewati pemeriksaan izin, kelayakan, kebijakan, dan kuota token — setiap saat.TERAUDIT
03KENDALI AIDEFAULT: AMAN

PANDAI Gateway

Tiga kunci.Satu gerbang AI.

Provider aktif saja tidak cukup. PANDAI memeriksa kemampuan orangnya, kewenangannya, dan dasar kebijakannya sebelum satu byte prompt keluar dari server.

HASILAI yang dapat diaudit — bukan AI tanpa pagar.

Privasi prompt. Isi prompt dan jawaban tidak disimpan. PANDAI hanya mencatat metadata minimum: pengguna, waktu, model, status, jumlah token, dan latensi.

  1. 01KompetensiLITERASI LULUSMateri diselesaikan, asesmen diluluskan, dan hasilnya diverifikasi. Pemeriksaan dilakukan ulang pada setiap permintaan.
  2. 02KewenanganAKSES AKTIFHibah akses diberikan per orang, dapat memiliki masa berlaku, dibatasi kuota, dan dapat dicabut kapan saja.
  3. 03KebijakanPEDOMAN BERLAKUTanpa pedoman klasifikasi data dan pemanfaatan AI yang sah, pengiriman ke provider eksternal diblokir secara bawaan.
Ketiganya wajib aktifJika satu gagal, permintaan dihentikan dan alasannya dicatat.
04MODUL09 / SATU PLATFORM

Satu ekosistem

Sembilan fungsi.Tanpa sembilan silo.

Setiap modul berbagi pengguna, role, data referensi, dan audit. Akses yang terlihat selalu mengikuti tugas dan cakupan OPD pengguna.

  1. 01DataInventaris aset, asesmen, validasi, dan peristiwa hidup.DATA
  2. 02Tata KelolaDokumen berversi dengan alur pengesahan yang jelas.GOV
  3. 03LiterasiMateri, asesmen, sertifikat, dan pakta integritas.LIT
  4. 04RancangPenyusunan DKL, reviu, persetujuan, dan cetak.DKL
  5. 05GatewayAkses AI server-side, kuota token, analitik, dan audit.AI
  6. 06RepositoriReferensi kode organisasi dan keterkaitan dengan aset.REPO
  7. 07Lawang BeltimPublikasi metadata ke portal yang sudah ada.PUB
  8. 08PantauStandar layanan dan baseline mutu operasional.SLA
  9. 09BantuKanal dukungan dan pencatatan penanganan awal.HELP
05PRINSIPSECURE BY DEFAULT

Keamanan operasional

Bila belum aman,fiturnya tidak jalan.

Bukan peringatan setelah kejadian. Kontrol PANDAI berada di jalur eksekusi: otorisasi, klasifikasi, pembatasan token, penyimpanan privat, dan audit diperiksa sebelum proses dilanjutkan.

Identitas yang dapat dicabut

Sesi diverifikasi, kewenangan berasal dari role dan cakupan OPD, perubahan izin langsung membatalkan cache otorisasi.

Rahasia tetap di server

Kunci provider dienkripsi. Password, token, API key, dan data pribadi dicegah masuk ke field inventaris maupun audit.

Pemakaian yang terukur

Kuota berbasis jumlah permintaan dan token. Tarif model boleh berubah; batas tata kelola tetap dapat diaudit.

Dikelola pemerintah daerah

Aplikasi, PostgreSQL, dan lampiran privat dapat berjalan pada infrastruktur DiskominfoSP sendiri.

PLATFORM INTERNAL PEMERINTAH

Mulai dari data.Lanjutkan dengan kendali.

Masuk menggunakan NIP dan kata sandi kepegawaian. Akses modul mengikuti role dan cakupan OPD Anda.

Masuk ke PANDAI